Analisis Rapor Pendidikan & Perencanaan Berbasis Data
Unggah berkas Rapor Pendidikan & PBD (.xlsx) beberapa tahun sekaligus, misalnya 2022–2025. Halaman ini menyusun analisis tren, lalu mengisi Lembar Kerja RKT, Rancangan ARKAS, RKJM, RTL, dan Agenda Komunitas Belajar di berkas rapor terbaru Anda. Semua diproses di peramban Anda, berkas tidak dikirim ke server.
1. Unggah berkas rapor
Seret berkas .xlsx ke sini, atau klik untuk memilihUnduhan dari raporpendidikan.kemendikdasmen.go.id. Tahun dikenali otomatis; format 2022, 2023, dan 2024 ke atas didukung. Berkas terbaru (2024 ke atas) yang akan diisi.
2. Analisis tren
Grafik indikator utama
Tabel semua indikator
Nilai yang dihitung ulang Kemendikdasmen
Rapor tahun berikutnya memuat nilai tahun sebelumnya yang sudah dihitung ulang. Analisis memakai nilai hasil hitung ulang agar antartahun sebanding.
3. Susun rencana dari Rekomendasi Prioritas
Setiap akar masalah diisi satu kegiatan benahi dari salah satu butir inspirasi Kemendikdasmen: 1. kompetensi PTK (bawaan), 2. pembelajaran, atau 3. program/kebijakan. Pilih butirnya di setiap kegiatan. Akar masalah yang muncul lagi di prioritas lain memakai butir pembelajaran. Sunting teksnya sesuai kondisi sekolah. Kompetensi guru untuk akar masalah literasi dan numerasi bawaannya workshop berbiaya dan masuk ARKAS. Kegiatan lain bawaannya tanpa biaya: belajar mandiri di Ruang GTK (Rumah Pendidikan, pengganti PMM) dan komunitas belajar. Centang Butuh biaya untuk mengganti jadi IHT dengan narasumber; hanya kegiatan berbiaya yang punya kode kegiatan ARKAS yang masuk ke Lembar Kerja ARKAS.
4. Unduh
Isi berkas asli tetap utuh. Yang ditambahkan atau diisi: Analisis Tren (tabel dan grafik, setelah 2.2), 3. Lembar Kerja RKT, 4. Lembar Kerja ARKAS, lalu sheet RKJM, RTL, dan Agenda Komunitas Belajar. Harga satuan ARKAS hanya contoh, jadi sesuaikan dengan standar harga daerah.
Analisis Literasi & Numerasi adalah berkas terpisah dengan dua sheet. Isinya tabel tren per indikator (capaian, proporsi peserta didik, D.1–D.3, E.2.1) beserta grafik dan catatannya, mengikuti format contoh kasus analisis tren.
Alat ini tidak resmi dan tidak berafiliasi dengan Kemendikdasmen. Narasi analisis disusun dengan aturan sederhana dari angka rapor dan perlu dibahas bersama tim PBD sekolah. Saat berkas diunduh, NPSN dan nama sekolah dicatat untuk statistik pemakaian alat; isi rapor tidak dikirim ke server.